RUMAH GURITA 2
"Aku dimana?" Tanya ku, aku sekarang seperti berada dalam suatu ruangan, tapi dimana? Tanya ku dalam hati, aku melihat sekeliling lalu aku menemukan sesosok tubuh mawar yang masih dalam keadaan pingsan, aku menghampirinya dengan pelan, "mawar" kata ku sambil menggoyangkan tubuh mawar, mawar membuka matanya perlahan, "mawar cepat bangun" kata ku, "kita dimana ren?" Tanya mawar lemah, "aku juga nggak tau kita dimana" kata ku, "dimana desi?" Tanya mawar lagi, "aku nggak tau, aku cuma liat kamu aja" kata ku, "ayo kita coba keluar dari sini" kata ku sambil menunjuk kearah pintu, "baiklah" kata mawar, "pintunya ke kunci" kata ku, "terus kita gimana keluarnya?" Tanya mawar panik, tiba2 aku berpikir untuk menggunakan barang2 yang berada di ruangan itu, aku menemukan sebuah kayu yang cukup keras lalu aku mengambil kayu itu dan langsung memukulkannya ke arah kenop pintu, kemudian kenop pintu itu rusak "berhasil" kataku, "cepet kita keluar" kata mawar, lalu kami keluar dari ruangan itu untuk mencari desi, ternyata kami dilantai 2 rumah itu, "coba kita cari dibawah" kata ku, dengan cepat kami menuruni tangga, tiba2 kami mendengar suara seperti orang merintih, "itu suara desi bukan?" Kata mawar, "kayaknya suara itu berasal dari kamar itu" kataku sambil menunjuk sebuah kamar, lalu dengan cepat kami menuju kamar itu, aku mendorong pelan pintu kamar itu, lalu aku melihat sesosok bayangan desi, "desi kamu nggak apa?" Tanya ku sambil menghampiri desi yang tergolek lemas dilantai, tiba2 desi menunjuk kearah belakang pintu, "itu" kata desi dengan nada kesakitan, kami ber2 dikagetkan dengan sesosok bayangan hitam yang sangat besar dibelakang pintu yang bergerak kearah kami, "siapa kamu?" Tanya ku, "aku luciffer raja iblis, apakah kamu pernah mendengar nama ku?" Tanya dia, "nama itu... nama itu sering aku baca di website atau pun blog yang berisi tentang rumah gurita, benar kah kau pemimpin para mahluk halus itu?" Tanya ku dengan nada gemetar karena takut, "ternyata namaku sudah banyak yang mengetahuinya" kata nya, "apa yang kau inginkan dari kami?" Tanya ku, "seharusnya aku yang bertanya, apa yang kau inginkan sehingga berani2nya memasuki gereja ku?" Katanya, "ini bukan geraja" kata ku setengah membentak, "ini gereja bagi orang2 yang telah terjerat, sehingga mereka meninggalkan agama mereka" kata sosok yang menyebut dirinya luciffer, "kami hanya ingin menelusuri kebenaran mitos yang katanya ada disini sebagai gereja setan" kata mawar, "ohhh jadi begitu, sekarang sudah tau bukan?" Kata iblis itu, "kami sudah tau sejak desi diserang" kata ku marah, "kami sekarang akan pergi dari sini" kata ku, "tidak semudah itu, kalian harus menjadi korban dalam ritual nanti" kata nya, "bagaimana jika kami tidak mau?" Tanya ku tegas, "akan ku paksa" katanya, tiba2 badan ku terasa diikat dengan tali yang sangat erat lalu di angkat keatas dan aku di hempaskan ke dinding oleh luciffer, "belum menyerah juga" katanya karena melihatku masih sadar, dengan segera aku mengumpulkan tenaga lalu mengarahkan telapak tangan ku yang berisi tanda sabit kearahnya, aku mengeluarkan tenaga ku tetapi dia juga sama kuat, sehingga aku harus mengeluarkan tenaga lebih, aku dan dia bertarung dengan sangat sengit dan akhirnya aku berhasil mengenai dada luciffer sehingga ia hancur berkeping-keping, "cepat kita keluar" kata ku, aku, mawar dan desi bergegas menuju pintu, saat akan keluar, semua mahluk di rumah itu bersujud di depan kami ber3 karena kami tidak menghiraukannya kami langsung berlari menuju pintu utama dan langsung menuju mobil desi, dan langsung pulang menuju rumah desi
Dirumah desi...
"Petualangan tadi seru banget ya" kata desi, "tapi bisa2 nyawa kita melayang karena petualangan tadi" kata mawar, "iya betul kata mawar" jawab ku, "tapi mitos itu memang benar" kata desi, "kira2 minggu depan kita petualangan ke mana ya?" Tanya desi bersemangat, "gimana kalo ke.." "Nggak mau" kata ku dan mawar bersamaan sehingga desi tidak melanjutkan bicaranya, "aku nginep dirumah mu dulu ya" kata ku, "aku juga, aku males pulang, udah malem banget soalnya" sahut mawar, "oke" kata desi
(Tamat)
mengenai saya klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar